@ll KINDia

About

Hungry Traveler with Big Eyes

Following

Etika menegur menuju lebih baik

Source Fb
M Safrudin Perwira Negara:

Islam memiliki etika tersendiri dalam
menasihati pemimpin, bahkan
mempunyai kaidah-kaidah dasar yang
tidak boleh dilecehkan; sebab,
pemimpin tidak sama dengan rakyat.
Apabila menasihati kaum muslimin,
secara umum memerlukan kaidah dan
etika, maka menasihati para pemimpin
lebih perlu memperhatikan kaidah dan
etikanya.
Dari Ibnu Hakam meriwayatkan, bahwa
Nabi bersabda,”Barangsiapa yang ingin
menasihati pemimpin, maka jangan
melakukannya secara terang-terangan.
Akan tetapi, nasihatilah dia di tempat
yang sepi. Jika menerima nasihat, itu
sangat baik. Dan bila tidak
menerimanya, maka kamu telah
menyampaikan kewajiban nasihat
kepadanya.” [HR Imam Ahmad].
Sangat tidak bijaksana mengoreksi dan
mengkritik kekeliruan para pemimpin
melalui mimbar-mimbar terbuka,
tempat-tempat umum ataupun media
massa, baik elektronik maupun cetak.
Yang demikian itu menimbulkan banyak
fitnah. Bahkan terkadang disertai
dengan hujatan dan cacian kepada
orang per orang. Seharusnya,
menasihati para pemimpin dengan cara
lemah lembut dan di tempat rahasia,
sebagaimana yang dilakukan oleh
Usamah bin Zaid tatkala menasihati
Utsman bin Affan, bukan dengan cara
mencaci-maki mereka di tempat umum
atau mimbar.
Imam Ibnu Hajar berkata, bahwa
Usamah telah menasihati Utsman bin
Affan dengan cara yang sangat
bijaksana dan beretika tanpa
menimbulkan fitnah dan keresahan.
Imam Syafi’i berkata,”Barangsiapa yang
menasihati temannya dengan rahasia,
maka ia telah menasihati dan
menghiasinya. Dan barangsiapa yang
menasihatinya dengan terang-terangan,
maka ia telah mempermalukan dan
merusaknya.”
Imam Fudhail bin Iyadh berkata,”Orang
mukmin menasihati dengan cara rahasia;
dan orang jahat menasihati dengan cara
melecehkan dan memaki-maki.”
Syaikh bin Baz berkata,”Menasihati para
pemimpin dengan cara terang-terangan
melalui mimbar-mimbar atau tempat-
tempat umum, bukan (merupakan) cara
atau manhaj Salaf. Sebab, hal itu akan
mengakibatkan keresahan dan
menjatuhkan martabat para pemimpin.
Akan tetapi, (cara) manhaj Salaf dalam
menasihati pemimpin yaitu dengan
mendatanginya, mengirim surat atau
menyuruh salah seorang ulama yang
dikenal untuk menyampaikan nasihat
tersebut.”

Link: 6 Keutamaan mencari nafkah


imajinasirinoferdian:

Pertama: Nafkah kepada keluarga lebih afdhol dari sedekah tathowwu’ (sunnah)

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

دِينَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَدِينَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِى رَقَبَةٍ وَدِينَارٌ تَصَدَّقْتَ بِهِ عَلَى مِسْكِينٍ وَدِينَارٌ أَنْفَقْتَهُ…

12 notes
Reblogged from imajinasirinoferdian

imajinasirinoferdian:

biomorphosis:

When you flip bats upside down they become exceptionally sassy dancers.

Haha

(Source:biomorphosis)
269,991 notes
Reblogged from imajinasirinoferdian

Itu beda lho



X : - mereka bilang aku keras kepala!!

Y : - Tidaak.. kamu kamu tidak keras kepala tapi kamu adalah tipe orang yang gigih. Itu beda lho..


collegehumor:

Man’s best bet at finding man’s best friend.

Finish Reading ► Flowchart: Which Pet Should You Get?

980 notes
Reblogged from collegehumor

Arti Sebuah Keikhlasan

Hidup adalah perjalanan. Ketika seorang lelaki diantara dua wanita maka sebelum melangkah untuk menempuh perjalan lebih jauh, dia harus rela dan ikhlas menjadi tripod berjalan. :D hehe

lol